Perputaran Matahari dan Bulan dalam Kitab Suci Al-Qur’an

Perputaran Matahari dan Bulan dalam Kitab Suci Al-Qur’an.

Bismillahirrahmanirrahiim. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang.

Artikel ini saya tulis bukan untuk dijadikan bahan perdebatan bagi yang membaca, akan tetapi sebagai pengetahuan umum tentang keseimbangan jagad raya yang telah ditulis didalam Al-Qur’anul Karim, khususnya bagi saya sendiri.

Artikel ini saya tulis karena rasa penasaran saya tentang TEORI BUMI DATAR , dimana suami saya selalu membahas tentang teori bumi datar. Sebagai orang awam tentunya saya tidak tahu dari mana datangnya teori bumi datar dan siapa pencentusnya, membaca artikelnya saja tidak pernah.

Saya hanya percaya kepada Allah SWT yang telah menciptakan bumi dan isinya ini.

Kalau ditanya, apakah kamu yakin bumi ini bulat? Saya jawab… saya tidak tahu. Hanya Allah Yang Maha Mengetahui.

Kalau ditanya juga, apakah dengan begitu kamu yakin bumi ini datar? Saya jawab… saya tidak tahu. Hanya Allah Yang Maha Mengetahui.

Setahu saya, pas pelajaran sekolah jaman SD dulu, sampai dengan SLTP pun dijelaskan bahwa bentuk BUMI itu BULAT, dan bumi mengelilingi matahari, dan pengertian saya matahari itu diam, bahkan kita tidak asing dengan GLOBE yang sering ditaruh di meja kantor sekolah.

Dan materi pelajaran tentang bumi itu bulat itupun secara turun temurun diyakini seperti itu.

Tentang ROTASI BUMI, REVOLUSI BUMI, tentang matahari mengutip dari wikipedia

Uraian dibawah Sumber dari wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Rotasi_Bumi

ROTASI BUMI merujuk pada gerakan berputar planet Bumi pada sumbunya. Bumi berputar ke arah timur, atau jika dilihat dari utara, melawan arah jarum jam.

Akibat pergerakan pada sumbunya, setiap daerah di bumi mengalami siang dan malam, walaupun dengan panjang siang dan malam yang bisa berbeda-beda. Masa rotasi Bumi pada sumbunya dalam dalam hubungannya dengan bintang ialah 23 jam, 56 menit dan 4.091 detik. Masa rotasi dalam kaitannya dengan Matahari ialah 24 jam. Namun perputaran ini perlahan terus melambat karena pengaruh gravitasi bulan. Hal ini bisa dilihat dari melambatnya satu hari pada masa kini sebesar 1.7 milidetik dibanding seabad yang lalu.

Hubungan dengan revolusi bumi

Gerakan melingkar mengelilingi Matahari terjadi selama setahun, yakni 365,2425 hari. Sehingga, revolusi Bumi mengelilingi Matahari tidak pas dengan gerakan Bumi pada sumbunya. Dari sini kita memiliki tahun kabisat yang terjadi setiap 4 tahun sekali (kecuali pada hitungan seratus yang tidak dapat dibagi 400).

Revolusi bumi

REVOLUSI BUMI adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Revolusi bumi merupakan akibat tarik menarik antara gaya gravitasi matahari dengan gaya gravitasi bumi, selain perputaran bumi pada porosnya atau disebut rotasi bumi.

Kala revolusi bumi dalam satu kali mengelilingi matahari adalah 365¼ hari. Sepanjang Bumi berevolusi, rotasi bumi tidak selalu tegak lurus terhadap bidang ekliptika melainkan berosilasi dengan kemiringan yang membentuk sudut hingga 23,50 derajat terhadap matahari. Sudut ini diukur dari garis imajiner yang membelah kutub utara dan kutub selatan yang disebut dengan garis khatulistiwa.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Rotasi_Bumi

 

 

Sumber foto: Pustaka Belajar
Sumber foto: Pustaka Belajar

Kita tentunya masih ingat dengan gambar planet tata surya, bahwa dijelaskan jika bumi dan planet-planet lain berputar mengelilingi matahari. Dan teori seperti itulah yang sudah tertanam di otak sejak masih SD.

Singkat cerita…

Kebetulan suatu hari saya sedang membaca Al-Qur’an.. Surah Ar-Ra’d ( QS. 13:2)

“Allah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam diatas ‘Arsy. Dia menundukkan matahari dan bulan, masing-masing beredar menurut waktu yang telah ditentukan. Dia mengatur urusan (makhluk-Nya), dan menjelaskan tanda-tanda kebesaran-Nya, agar kamu yakin akan pertemuan dengan Tuhan-mu”

 

“Dan Dialah yang telah menundukkan matahari dan bulan bagimu yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan malam dan siang bagimu.” (QS. Ibrahim:33)

Subhanalloh…. ternyata ada ayat-ayat yang menerangkan jika matahari dan bulan masing-masing beredar menurut waktu yang telah ditentukan…

Tidak bernah terpikir dalam benak ini, hal-hal seperti itu ada dalam Al-Qur’an. Maklum selama ini jika membaca Al-Qur’an kadang dibaca terjemahnya, kadang tidak.

Saya berfikir bahwa, jika ada satu, dua ayat yang menjelaskan tentang perputaran matahari, pastinya ada ayat lain lagi yang akan menjelaskan hal yang sama.

Mulailah saya mencari surah demi surah… Kebetulan saya mempunyai Al-Qur’an terjemah (penerbit, Cordoba, Rasm Usmani, Standar Indonesia), Al-Qur’an Perkata Warna, Ar-Riyadh. Dimana di halaman depan sudah ada index tematik yang memudahkan pembacanya untuk mencari materi apa yang diinginkan.

 

Foto: Dok. Pribadi
Foto: Dok. Pribadi

 

 

 

Foto: Dok. Pribadi
Foto: Dok. Pribadi

 

 

Dalam Al-Qur’an terdapat 23 surah yang menyebutkan tentang PERPUTARAN MATAHARI DAN BULAN , sungguh luar biasa ciptaan-Mu Ya Allah..

  1. QS. 2:164

“Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, kapal yang berlayar di laut dengan (muatan)yang bermanfaat bagi manusia, apa yang diturunkan Allah dari langit berupa air, lalu itu dihidupkan-Nya bumi setelah mati (kering), dan Dia tebrkan di dalamnya bermacam-macam binatang, dan perkisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, (semua itu) sungguh merupakan tanda-tanda kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mengerti”. (QS. Al-Baqarah:164)

  1. QS. 3:189

“Dan milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi; dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu”. (QS. Ali ‘Imran:189)

 

  1. 2:258

“ Tidakkah kamu memerhatikan orang yang mendebat Ibrahim mengenai Tuhannya karena Allah telah memberinya kerajaan (kekuasaan). Ketika Ibrahim berkata, “Tuhanku Ialah yang menghidupkan dan mematikan,” dia berkata,”Akupun dapat menghidupkan dan mematikan.” Ibrahim berkata,”Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah ia dari barat,” Maka bingunglah orang yang kafir itu. Alla tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim”. (QS. Al-Baqarah:258)

 

  1. QS. 3:27

“Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Dan Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau berikan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan.” (QS. Ali ‘Imran:27)

 

  1. QS. 3:190

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal.” (QS. Ali ‘Imran:190)

 

  1. QS. 6:96

“Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketetapan Allah Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui.” (QS. Al-An’am:96)

 

  1. 10:5

“Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.”     (QS. Yunus:5)

 

  1. QS. 13:2

“Allah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam diatas ‘Arsy. Dia menundukkan matahari dan bulan, masing-masing beredar menurut waktu yang telah ditentukan. Dia mengatur urusan (makhluk-Nya), dan menjelaskan tanda-tanda kebesaran-Nya, agar kamu yakin akan pertemuan dengan Tuhan-mu.” (QS. Ar-Ra’d:2)

Foto: Dok. Pribadi
Foto: Dok. Pribadi
  1. QS. 14:33

Dan Dialah yang telah menundukkan matahari dan bulan bagimu yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan malam dan siang bagimu.” (QS. Ibrahim:33)

 

  1. 16:12

“Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu, dan bintang-bintang dikendalikan dengan perintah-Nya. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran.” (QS. An-Nahl:12)

 

  1. 21:33

Dan Dialah yang menciptkan malam dan siang, matahari daan bulan. Masing-masing beredar pada garis edarnya”. (QS. Al-Anbiya’:33)

 

  1. QS. 22:61

“Demikianlah karena Allah (kuasa) memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam, dan sungguh, Allah Maha Mendengar dan Maha Melihat.” (QS. Al-Hajj:61)

 

  1. 35:13

Dia memasukkan malam ke dalam siang, dan memasukkan siang ke dalam malam, dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing beredar menurut waktu yang telah ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu, milik-Nyalah segala kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tidak mempunyai apa-apa walau setipis kulit ari.” (QS. Fathir:13)

 

 

  1. QS. 36:38

Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui.” (QS. Yasin:38)

 

  1. 36:40

“Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya.” (QS. Yasin:40)

 

  1. 39:5

“Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia memasukkan malam atas siang dan memasukkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah! Dialah Yang Mahamulia, Maha Pengampun.”  (QS. Az-Zumar:5)

  1. QS. 40:61

“Allah-lah yang menjadikan malam untukmu agar kamu beristirahat padanya; (dan menjadikan) siang terang benderang. Sungguh, Allah benar-benar memiliki karunia yang dilimpahkan kepada manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.” (QS.Gafir:61)

 

  1. 41.37

Dan sebagian tanda-tanda kebesarna-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan jangan (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya jika kamu menyembah kepada-Nya.” (QS. Fussilat:37)

 

  1. QS. 45:5

“Dan pada pergantian malam dan siang, dan hujan yang diturunkan Allah dari langit, lalu dengan (air hujan) itu dihidupkan-Nya bumi setelah mati (kering); dan pada perkisaran angin terdapat pula tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang mengerti.” (QS.Al-Jatsiiyah:5)

 

  1. 55:5

“(Itulah) suatu hikmah yang sempurna, tetapi peringatan-peringatan itu tidak berguna (bagi mereka).” (QS. An-najm:5)

 

  1. QS. 91:2

“Demi bulan apabila mengiringinya.” (QS. Asy-Syams:1)

  1. QS. 91:3

“Demi siang apabila menampakkannya.” (QS. Asy-Syams:3)

 

  1. QS. 91:4

“Demi malam apabila menutupinya.” (QS. Asy-Syams:4)

KESEIMBANGAN BUMI

 

  1. QS. 2:22

“(Dialah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Karena itu, janganglah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah:22)

 

  1. QS. 13:3

“Dan Dia yang menghamparkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai diatasnya. Dan padanya Dia menjadikan buah berpasang-pasangan; Dia menutupkan malam kepada siang. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran-Nya), bagi orang-orang yang berfikir.” (QS. Ar-Ra’d:3

 

  1. QS. 15:19

Dan Kami yang telah menghamparkan bumi dan Kami pancangkan padanya gunung-gunung serta Kami tumbuhkan disana segala sesuatu menurut ukuran.” (QS. Al-Hajr:19)

 

  1. QS. 16:15

“Dan Dia menancapkan gunung di bumi agar bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk.” (QS. An-Nahl: 15

 

  1. 20:53

(Tuhan) yang telah menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu, dan menjadikan jalan-jalan diatasnya bagimu, dan yang menurunkan air (hujan) dari langit.” Kemudian Kami tumbuhkan dengannya (air hujan itu) berjenis-jenis aneka macam tumbuh-tumbuhan.” (QS. Thoha:53)

 

  1. 21:31

Dan Kami telah menjadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh agar dia (tidak) guncang bersama mereka, dan Kami jadikan (pula) disana jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.” (QS. All-Anbiya’:31)

 

  1. QS. 27:61

“Bukankah Dia (Allah) yang telah menjadikan bumi ini sebagai tempat berdiam, yang  menjadikan sungai-sungai dicelah-celahnya, yang menjadikan gunung-gunung untuk (mengukuhkannya), dan yang menjadikan suatu pemisah antara dua laut? Apakah disamping Allah ada Tuhan (yang lain)? Sebenarnya kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS. An-Naml:61)

 

  1. QS. 31:10

“Dia menciptakan langit tanpa tiang sebagimana kamu melihatnya, dan dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi agar ia (bumi)  tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembangbiakkan segala jenis makhluk bergerak yang bernyawa di bumi. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.” (QS. Luqman:10

 

  1. QS. 35:41

“Sungguh, Allah yang menahan langit dan bumi agar tidak lenyap, dan jika keduanya akan lenyap, tidak ada seorangpun yang mampu menahannya selain Allah. Sungguh, Dia Maha Penyantun, Maha pengampun.” (QS. Fathir:41)

 

  1. QS. 41:10

“Dan Dia ciptakan padanya gunung-gunung yang kukuh diatasnya. Dan kemudian Dia berkahi, dan Dia tentukan makanan-makanan (bagi penghuninya) dalam empat masa, memadai untuk (memenuhi kebutuhan) mereka yang memerlukan.” (QS. Fussilat:10)

  1. QS. 43:10

Yang menjadikan bumi sebagai tempat menetap bagimu dan Dia menjadikan jalan-jalan di atas bumi untukmu agar kamu mendapat petunjuk.” (QS. Zukhruf)

 

  1. QS. 50:7

“Dan bumi yang Kami hamparkan dan Kami pancangkan diatasnya gunung-gunung yang kukuh, dan Kami tumbuhkan di atasnya tanaman-tanaman yang indah.” (QS. Qaf:7)

 

  1. QS. 51:48

Dan bumi telah Kami hamparkan; maka (Kami) sebaik-baik yang menghamparkan.” (QS. Az-Zariyat:48)

 

  1. QS. 55:10

“Dan bumi telah dibentangkan-Nya untuk makhluk-(Nya).” (QS. Ar-Rahman:10)

 

  1. QS. 71:19

“Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan.” (QS. Nuh:19)

 

  1. QS. 77:27

“Dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu dengan air tawar.” (QS. Al-Mursalat:27)

 

  1. QS. 78:6

Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan.” (QS. An-Naba’:6)

  1. QS. 78:7

“Dan gunung-gunung sebagai pasak?” (QS. An-Naba’:7)

 

  1. QS. 79:32

“Dan gunung-gunung Dia pancangkan dengan teguh.” (QS. An-Nazia’at:32)

 

  1. QS. 91:6

demi bumi dan penghamparannya.” (QS. Asy-Syams:6)

 

Masihkah… kita ragu akan kebesaran-Nya?

Dimana telah diterangkan dalam Al-Qur’an bahwa matahari dan bulan beredar menurut garis edarnya…. dan bumi sebagai hamparan…

 

Apakah matahari berputar mengelilingi bumi atau bumi yang berputar mengelilingi matahari? Sungguh kita tidak bisa menjangkaunya…. Sungguh, Allah Maha Mengetahui.

Jika ingin mengetahui lebih dalam tentang jagad raya ini silahkan baca Al-Qur’an dan terjemahnya sampai tuntas, agar tidak terjadi salah paham dan perdebatan antar sesama. Semoga kita semua termasuk dalam golongan orang-orang yang senantiasa bersyukur atas nikmat dan karunia-Nya. Aamiin Yaa Robbal ‘alamiin.

 

Semoga bermanfaat….

 

Ditulis oleh:

Yayuk Hartatik

 

 

 

 

For order : WA- 0813.5737.9377
For order : WA- 0813.5737.9377

 

 

Tags:
One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: Content is protected !!